Rabu, 20 Mei 2009

sAmPai LelaH di tiTik paLinG LeMaH


Sampai lelah di titik paling lemah
Ketika dosa dan pahala
Kanya nilai dengan batas tipis
Ada celah tak panjang
Kanakala aku meronta, mengagungkan marah
Manakala hidup menyerupai
Bilur-bilur ironi yang membosankan

1 komentar:

Unknown mengatakan...

Hai, gue nggak sengaja lihat blogmu, bagus banget.
Namaku Melly, ceritanya menarik, ok banget!! Klo mw tahu aku, email aku ya!! JanusHope@gmail.com

alam menjadi begitu bermakna ketika kita memberinya makna

alam menjadi begitu bermakna ketika kita memberinya makna
tu eres mi vida

bunga keabadian

bunga keabadian
jika keharusan menemuimu adalah ironi, maka biar kulukis kau serupa mawar...indah tapi fana..